Immovesting – Metaplanet Inc, sebuah perusahaan treasury bitcoin yang terdaftar di bursa saham Jepang. Baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah menambah cadangan bitcoin mereka sebanyak 696 BTC pada kuartal pertama 2025. Pengakuisisian bitcoin tersebut dilakukan melalui bisnis Bitcoin Income Generation perusahaan. Yang mengimplementasikan strategi penjualan opsi jual yang dijamin tunai untuk menghasilkan pendapatan sekaligus mengakumulasi lebih banyak bitcoin. Dengan harga yang menguntungkan.
Menurut laporan yang dipublikasikan pada 1 April 2025, Metaplanet membeli bitcoin dengan harga rata-rata 14.586.230 yen per koin, yang setara dengan total nilai 10,152 miliar yen. Setelah transaksi ini, kepemilikan bitcoin perusahaan mencapai 4.046 BTC, dengan biaya rata-rata kumulatif per bitcoin sebesar 12.943.181 yen. Dalam rangka mendukung strategi penjualan opsi ini, Metaplanet juga berhasil mengumpulkan pendapatan premi sebesar 770.351.229 yen. Selama kuartal pertama tahun 2025, yang setara dengan sekitar 50,26 BTC.
Perusahaan menjelaskan bahwa strategi ini memungkinkan mereka memperoleh bitcoin dengan biaya yang lebih rendah. Jika dibandingkan dengan mereka melakukan pembelian langsung di pasar spot. Dengan memperhitungkan pendapatan premi yang diperoleh, biaya efektif untuk memperoleh bitcoin turun menjadi 13.479.404 yen per koin. Yang lebih rendah dari harga pasar saat transaksi opsi ini dimulai. Pendekatan ini memungkinkan Metaplanet mengoptimalkan penggunaan modal mereka dan mengakumulasi lebih banyak bitcoin dengan modal yang lebih sedikit.
Metaplanet juga mengungkapkan beberapa indikator kinerja utama mereka, yang digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan strategi akumulasi bitcoin perusahaan. Untuk periode 1 Juli 2024 hingga 30 September 2024, perusahaan mencatat hasil BTC sebesar 41,7%. Pada kuartal berikutnya, antara 1 Oktober 2024 dan 31 Desember 2024, hasil BTC melonjak menjadi 309,8%. Sementara itu, dari 1 Januari 2025 hingga 31 Maret 2025, perusahaan berhasil mencapai hasil BTC sebesar 95,6%. Hasil BTC ini dihitung berdasarkan perubahan jumlah bitcoin per saham yang sepenuhnya terdilusi dan menjadi indikator penting untuk menilai penciptaan nilai bagi pemegang saham melalui strategi bitcoin yang dijalankan.
Baca Juga : Sony Electronics Gandeng Crypto.com untuk Pembayaran Stablecoin
Dalam hal pendanaan, Metaplanet terus meningkatkan modal melalui penerbitan obligasi dan hak akuisisi saham untuk mendanai pembelian bitcoin lebih lanjut. Meskipun harga bitcoin sempat mengalami fluktuasi, perusahaan ini mampu mengelola portofolio bitcoin mereka secara efektif dan tetap optimis terhadap potensi keuntungan jangka panjang yang dapat diperoleh dari strategi ini.
Di tengah ketidakpastian pasar, harga bitcoin menunjukkan ketahanan. Pada 1 April 2025, harga bitcoin tercatat naik 0,25% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level USD 82.555 per koin atau sekitar Rp 1,3 miliar. Sementara itu, kapitalisasi pasar kripto global mengalami penurunan tipis sebesar 0,25%, mencapai USD 2,66 triliun. Ethereum (ETH) juga mencatatkan kenaikan 1,17%, diperdagangkan pada harga USD 1.826 per koin, dan Binance Coin (BNB) naik 0,79%, menjadi USD 605 per koin. Meskipun pasar kripto secara keseluruhan menunjukkan penurunan, beberapa aset utama masih mencatatkan pertumbuhan.
Namun, sentimen pasar kripto saat ini dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap potensi resesi ekonomi di Amerika Serikat. Goldman Sachs baru-baru ini memperingatkan bahwa resesi di AS mungkin terjadi dalam 12 bulan ke depan, dengan probabilitas mencapai 35%. Faktor-faktor seperti kenaikan tarif dan perlambatan pertumbuhan ekonomi menjadi penyebab utama kekhawatiran ini. Goldman Sachs juga merevisi proyeksi tarif AS untuk 2025, dengan perkiraan kenaikan rata-rata sebesar 15 poin persentase akibat kebijakan tarif yang kemungkinan akan diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada 2 April 2025.
Dampak dari kebijakan tarif ini diperkirakan akan memperlambat pertumbuhan PDB AS dan meningkatkan inflasi, yang pada gilirannya dapat memengaruhi pasar kripto. Namun, meskipun ada ketidakpastian ekonomi, aset kripto seperti bitcoin tetap menunjukkan daya tahan dan terus dipantau oleh investor dan perusahaan-perusahaan seperti Metaplanet yang mengandalkan strategi jangka panjang untuk mengakumulasi lebih banyak bitcoin dengan biaya yang lebih efisien.
Simak Juga : Plasmodium: Mengenal Lima Jenis Parasit Penyebab Malaria